Me?

My photo
Student/Dancer/Musician/Vegan/Human

31 December 2013

2013... 2014!

Tahun ini GILA.
Dari SMA St. Angela ke FK Unhas.
NMGBC terakhir gue.
Temen-temen baru.
Sobat-sobat lama.
Jomblo...
Welcoming speech WLD13.
Swedish House Mafia bubar.
Album ke-4 Paramore.
Entah apa lagi.

Makasih buat KALIAN SEMUA, yang udah muncul di 2013 gue.
Yang udah ngerubah 2013 gue.
Yang udah ngewarnain 2013 gue.
Kalian semua suuuupeeeeer.

Ditunggu kehadiran kalian di 2014 yap, we will rule the world again!

08 December 2013

13 Random Things I Learned in 2013

  1. Sometimes you are going to be the friend that everyone else talks shit about behind your back, because sometimes you are capable of being really annoying and shitty without even realizing it, and your friends want to vent about it. 
  2. The cheapest and most expensive dress are usually both bad deals. 
  3. Some of the “ugly” photos of yourself that you insist get untagged or hide on Facebook are actually a more accurate representation of what you really look like. 
  4. Whoever you are, whoever reading this, you will die. To know and understand that means you are alive. 
  5. A lot of times, when someone starts giving you more attention or respect in life when they used to treat you like shit, it’s not because they’ve evolved as a person. It’s because you’ve gotten useful to them or they need you to do them a favour. 
  6. Most politicians, even the “progressive” ones, give a shit about literally no one and nothing but themselves. 
  7. A huge amount of the really shitty things that people do and say to each other is motivated by little more than jealousy, because cutting someone down is the easiest way to feel just a little bit better about yourself. 
  8. You might just not be good enough for something you are positive that you really deserve. 
  9. There are many people that have created leagues in their mind, and have judged you as completely below theirs. That won’t change; you can’t fix them. They will give you many signs that they consider themselves above you, and that you should run away from them as quickly as possible before you think that they're right. 
  10. By the way, you can’t change other people, and it’s rude to try. 
  11. There is nothing worse than having no friends. 
  12. Have you ever made a mistake so monumental that you wish you could go back in time and do it all over again? Join the club. Everyone did that. It’s called being human. Leave the past behind, leave the mistake there too. 
  13. People will leave. You believe that they will stay but they eventually fade away and you will be alone. Someday you’re gonna be the only one you've got. Be prepared. 


You think you're weak? Well, I'm a grade-A-bitch.

There's a line, a very blurred one, between being a critically honest person and being a mean devilish witch.

I'm definitely the latter.

I speak what I think. I have my own perspective. I see something from my own dimension. If I don't like something, I don't sugarcoat it. I'm always trying to be fair. I still think that there are good and bad sides on every moments. I don't always agree with every single thing in life, but it doesn't mean I'm the bitter pessimist who hate new ideas. I still like being around another human being. I appreciate people that I believe had done something to be appreciated for, and in this case, I really do appreciate people that I know had done their best to be someone useful to themselves and others in their life.

Which means, I really hate people who act weak and innocent when in fact they're capable with something. Anything. And when girls are acting like that, the hatred is getting bigger and stronger and it's growing faster than a bullet that I will probably attack those girls with some real bullets.

I'm a kind of feminist. I experience so many situations where I was underestimated just simply because I'm a young girl. They think I'm too innocent, too weak. There's a million other girls who try to look as innocent or weak as possible because they want to look cute, to get boys attention, or because they really think they are actually weak. And all  they do is complaining about this, and that, or pretty much everything.

Honey, dearie, I wish you know the fight of auto-immune, cancer, and other incurable diseases sufferers. Do you have functional lungs? Two kidneys? Normal digestion? Healthy brain? There are women without  it all out there and they are changing the world as I'm writing this right now. You think you're weak? Well, I'm a grade-A-bitch. I will kindly say these words of a little truth for you. You. Are. Not. Trying. HARD. ENOUGH.


Honey, please, don't be Bella Swan. Everyone in this world deserve well-being, happy life, but we gotta work for it... except for some freaking lucky people. There will be times where no one's gonna support and protect you and when that times come, you will have to survive. You have to fight. You have to go through it. And here's the news: complaining about those kind of situation you're in won't do you any good.

You are not weak. You think you're weak, and again, I have my own perspective and dimension. I respect other perspective and dimension too. Maybe you're weak in your perspective... if you still think you're weak. Hmph. Even if you're weak, don't cry about it. Don't complain. Don't post in on social media. Just, don't. If anything, I'm so tired of your shit.

09 July 2013

Anything Could Happen

Background story dikit nih. Jadi, tanggal 18-19 Juni kemaren, gue ikut SBMPTN (Susah Banget Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Dari awal emang gue gak begitu yakin sama jalur ini, soalnya yang daftar 590.000an orang tapi yang keterima cuma 90.000an orang. Trus gue udah ngerasa aman karena udah keterima di UAJ. Jadi gue nyante ada ngerjain tes yang susah banget astaga ya ampun teganya ngasih soal begitu.

Tiga hari yang lalu, pengumuman SBMPTN keluar.

Pas gue mau buka pengumumannya, gue udah nyante aja. Optimis. Optimis gak keterima. Tapi, pas gue buka webnya trus masukin nomor peserta sama passwordnya...


Reaksi I: Diterima! Thanks God, praise The Lord o my soul!
Reaksi II: HAH?! FK UNHAS MAKASSAR?! MANA TUH?!?! GUE DAFTAR DI SITU?!?!?!
Reaksi III: *ngetwit*

Pas gue cek lagi kartu pesertanya, ternyata gue emang milih FK Unhas di pilihan ketiga. Pas gue kasi tau temen-temen gue, bahkan mereka gak tau Makassar di mana ("Yang di deket Medan bukan?" - Axcell T, bukan nama samaran). Tapi yang penting dapet PTN deh huhuhuhu...

Belum pasti ke FK Unhas juga sih. Sekarang gue masih nunggu pengumuman SIMAK UI. Finger crossed, FK UI, amin! Adios everybodeh, Adios Atmajaya!






08 June 2013

An Auto Immune Story

Jadi, gue penderita auto imun. Gue benci banget sama auto imun. Kalo bisa, gue pengen kata 'auto' sama 'imun' gak pernah disatuin lagi jadi satu frase yang sama. Gue prefer kena auto imut daripada auto imun.

Pertama kali gue didiagnosa auto imun tuh tahun 2008. Tahun itu gue masih kelas 2 SMP,  masih semangat, masih ikut aikido, masih maen friendster, dan masih rada alay. Gara-gara auto imun ini, gue gak boleh lagi ikut aikido. Padahal waktu itu gue baru ikut kenaikan tingkat yang kedua, jadi pas lagi semangat-semangatnya. Gue ngerasa kayak setengah hidup gue diambil dari gue. Gue udah gak boleh ngelakuin semua hal yang gue suka. Biasanya gue bisa pecicilan ke mana-mana, ngebanting-banting orang di dojoo, main basket panas-panasan, makan apapun yang gue suka, dan setelah auto imun, jangankan ikut aikido, untuk jalan pake kaki sendiri aja gue harus latihan lagi.

Pas gue lagi kumat, gue diopname 2 minggu, tapi pemulihannya yang lama. Kalo ditotal, pas semester pertama gue di kelas 2 SMP, gue gak masuk 2,5 bulan. Pas gue mulai sekolah lagi, gue mulai ngerasain efek-efek samping dari pembolosan setengah semester. Semua nilai gue jeblok, gue gak bisa belajar bener soalnya hampir tiap hari gue harus ke rumah sakit ato ke tempat pengobatan alternatif. Gue jadi gak punya temen, gue gak tau apa yang terjadi di sekolah selama setengah semester itu tadi. Gue jadi makin males sekolah. Di masa-masa ini, gue bener-bener suram dan ngerasa useless banget bagi umat manusia.

Tapi, ternyata auto imun yang gue benci banget ini ngebuka satu pintu baru buat gue. Karena gue gak bisa ikut ekstrakurikuler apa-apa, akhirnya gue ngikut Amed, temen baik gue sampe sekarang, daftar di biology club. Padahal waktu itu, gue bahkan gak tau biology club itu ngapain. Di sini gue ketemu Nico sama Felis, adek kelas gue yang sampe sekarang masih deket sama gue. Walau tadinya gue gak begitu suka belajar biologi, lama-lama gue terbiasa juga trus jadi suka banget sama biologi. Malah, makin ke sini, gue makin yakin kalo sebenernya passion gue di bidang biologi.

Entah kenapa dan gimana, tiba-tiba gue dipilih untuk ikut tim olimpiade biologinya SMP gue. Sebenernya ini bukan prestasi besar ato sesuatu yang bisa dibanggain, tapi di saat itu, di saat gue ngerasa worthless sama gak bisa ngapa-ngapain, dipilih untuk ngelakuin sesuatu juga udah cukup buat gue. Sejak saat itu, gue mulai bisa semangat ngapa-ngapain lagi.

Di tim ini, barulah gue ngerasa ada orang-orang yang support gue, ngerti gue, dan mau ngebantuin gue untuk sukses sama-sama. Mungkin gue gak sepinter-pinter mereka, tapi gue ngerasa fit in di sini. Being part of something special makes you special, right?

(Amed, Felis, Nico, Anna, Tessa, Yohanes, Pradityo, Deo, Ken, kalo kalian baca ini, gue pengen ngucapin makasih. Banget. Sadar gak sadar, kalian loh yang bisa bikin gue bisa semangat sekolah lagi.)

Jadiii pada akhirnya gue sadar, kalo auto imun gak bikin hidup gue berakhir. Auto imun gak bikin gue jadi gak bisa ngapa-ngapain. Susah gak hidup sama auto imun? Susah sih, kadang-kadang malah pake banget. Gue cuma harus berjuang biar auto imun ini gak ngehalangin gue untuk dapet apa yang gue pengen. I have auto immune disorders, but auto immune disorders don't have me.

Fight!

07 June 2013

NMGBC 2013: One Last Time

Jadiii NMGBC tuh singkatan dari National Medical and General Biology Competition. NMGBC ini diadain di FK UI Salemba. Dua tahun yang lalu, gue gak jadi ikut gara-gara gue sakit di H-1. Tahun lalu, gue sendirian ke sana. Tahun ini, tadinya gue gak mau ikut.

Tadinya.

Awalnya gue mikir, kalo gue ikutan lagi: 1) gue berasa maruk banget, kasian kan adek-adek kelas yang gak pernah kebagian lomba; 2) gue harus ijin ke sekolah di mana sekolah gak bakal ngijinin gue; 3) gue udah kelas 12, yang artinya gue harus dikurung di tempat bimbel sampe gue dapet tempat kuliah. Fix deh gak ikut. Tapi gue mulai galau pas ada temen kelas 12 gue yang nanya-nanya tentang NMGBC taun lalu, tentang gimana soalnya, gimana FK UInya, gimana kakak-kakaknya di sana ("GANTENG-GANTENG LOH!"). Akhirnya gue menunda keputusan sampe urusan kelas 12 beres.

Akhir April, akhirnya pra-UN I, pra-UN II, pra-UN III, ujian praktek, ujian sekolah, pra-UN IV, pra-UN V, dan UN akhirnya semuanya berakhir. Gue juga udah dapet kuliah di Atmajaya. Kebetulan tanggal 17 Mei gue harus ke Atmajayanya untuk ngurus administrasi mahasiswa baru. Trus barulah gue keinget lagi sama NMGBC, yang ternyata tanggal 17-19 Mei juga! Setelah ngomong sama dua temen gue yang kepengen ikut, akhirnya kita daftar ke websitenya NMGBC. Bodo amat lah sama kata orang sama ijin sekolah, udah terakhir kali ini. Bonus: ternyata ketua panitianya koko ganteng tahun lalu!!!

Karena pada dasarnya sejak beres UN gue emang ultra males buka buku, bisa dibilang gue gak belajar apa-apa buat persiapan. Temen-temen gue, sebut saja Sevira sama Sisca (bukan nama samaran), lumayan excited belajar sama nanya-nanya bahan ke gue. Gue adem ayem aja, senjata utama gue seperti biasa cuma modal pasrah.

Tanggal 17 pagi, gue berangkat. Gue berangkat sendirian, temen-temen gue udah berangkat sehari sebelumnya dan mereka nginep di rumah sodaranya Sevira. Setelah nyampe, gue ke Atmajaya. Walau ini salah satu universitas swasta yang lumayan bagus, entah kenapa gue gak begitu suka kelayapan di sana. Setelah urusan Atmajaya beres, gue berangkat ke UI. Setelah nyampe di UI buat technical meeting - yang telat sejam tau gitu gue berangkat dari Bandungnya agak siang - baru kerasa lagi atmosfer suasana yang NMGBC banget. Rasanya seneng ketemu peserta-peserta taun lalu yang sekarang udah punya rencana masa depannya masing-masing. Sedihnya, dia-yang-ada-di-Jakarta malah gak lagi di Jakarta pas weekend ini. Dia lagi ngurus scholarshipnya di NTU. Yang artinya gue bakal kepisah sama dia... untuk waktu yang amat sangat tralalalalalala lama.

Gue nginep di daerah Cikini. Sialnya, rumah Jen gak jauh dari sini. Jadi sebenernya gue di hotel cuma numpang tidur doang, pagi siang di Salemba, sore malem diculik Jen. Bayangin, besoknya lomba trus malemnya malah baru balik jam 11. That's so Jen!

Kemudian datanglah jeng jeng jeng tes pertama! Gue tau soalnya gak bakalan gampang, tapi SETIDAKNYA SOALNYA GAK PERNAH SESUSAH ITU! Mungkin gue cuma lancar di 10 nomor pertama! Di saat-saat kayak gini deh gue mulai nyesel gue gak pernah belajar. Tes kedua sama aja susahnya. Jadi sebenernya NMGBC itu singkatan dari Ngarang Massal Gelo Banget Competition??? INI SIAPA SIH YANG BIKIN SOAL???

Trus ternyata pas makan siang gue ketemu yang bikin soal. Orangnya gak seserem yang gue kira loh. Gak seganteng koko taun lalu ato dia-yang-ada-di-Jakarta sih. Tapi lucuuu! Pake acara nyanyi-nyanyi Serviam segala lagi. Belakangan gue baru tau kalo dia alumni Sanur BSD. Trus dia pake topi tulisannya Ask Me Out. I WILL DEFINITELY ASK YOU OUT!

Perasaan tiap kali gue ke Salemba selalu ketemu orang yang gebet-able deh. Ngeceng terus pantang mundur...

Ehem. Balik ke alam NMGBC yang bener. Entah mungkin scanner LJK 2 tes itu rusak ato gimana, gue bisa lolos semifinal (lagi). Entah gimana gue masuk 60 besar (lagi). Dan gue yakin, entah gimana, gue bakal kacau di semifinal (lagi).

Recap singkat semifinal gue:
  1. Question Market? TOTAL DISASTER. Entah kenapa dan gimana, gue bisa dapet nol. Padahal taun lalu gue berjaya banget di sini. Ah sudahlah, karma tahun lalu gue ngetawain orang yang dapet nol.
  2. Question Station? Disodorin organ dalem manusia. Dan padahal gue ngeliat pemotongan kambing pas Idul Adha aja udah syok. Otak! Jantung! Hati! Ginjal!
  3. Anatomy Test? Halo tulang belulang manusia, we meet again.
Singkat kata, gue gak lolos final. Sedih sih. Tapi belakangan gue baru sadar, gue sedih bukan karena gue gak masuk final, tapi karena banyak hal lain.

Ini lomba terakhir gue. Ini terakhir kalinya gue ketemu temen-temen ato rival-rival gue dari kelas 10. Bisa jadi ini terakhir kalinya gue ngisi LJK yang ada tulisan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-nya. Ini terakhir kalinya gue bisa ngebela nama sekolah gue, walau sekolah gue tetep gak ngebela gue sampe saat terakhir. Mungkin, kalo pada akhirnya gue tanda tangan di atas meterai surat penerimaan Atmajaya, ini terakhir kalinya gue ke FK UI Salemba. Di sini gue berpisah sama cukup banyak hal yang akhirnya bikin gue overwhelmed juga... *pasang lagu Just One Last Time di sini*

Yaaaah, tapi yaudah sih, yang udah terjadi mau diapain lagi. Kalo kata Fahrani, "Mungkin gak lolos final, tapi taun depan malah bisa jadi panitia!" Lagian walaupun gak masuk final, masih banyak pengalaman yang harus gue syukurin. Kapan lagi coba ngeliatin jantung asli yang ditaro di dalem toples. Makasih FK UI buat pengalamannya dari jaman gue kelas 10, makasih soal-soalnya yang makin taun makin susah, makasih buat semuanyaaaaa! Semoga gue bisa ketemu kalian lagi di NMGBC 2014, tapi nanti gue yang pake jaket kuning! :P

SPECIAL THANKS!
  • Untuk Sevira sama Sisca, makasih udah ikut ke UI! Akhirnya gue bisa ikut lomba gak sendirian haha!
  • Untuk Kak Suci, Kak Indah, Kak Wilton, makasih yaaaa udah ngurus kita-kita yang dari Bandung!
  • Untuk Kak Jonathan, makasih soalnya -_____-
  • Untuk Jennifer, makasih udah ngebawa gue kabur keliling Jakarta, gonna miss you dear ;')
  • Untuk dia-yang-ada-di-Jakarta (soon to be dia-yang-ada-di-NTU), makasih motivasi (baca: ancaman) dari lu, kalo nggak ada lu gue udah pulang tanggal 18 malem haha!
  • Untuk Farhani, Cheesa, Noel, Gisca, semua peserta plus panitia yang gak bisa gue sebut satu-satu, makasih buat simply dateng, gak ada kalian gak rame!

01 January 2013

A Recap of 2012, Unforgettable Moments for Me!

Sebelumnya, MERRY CHRISTMAS SEMUANYAAAA!!! Dan happy holiday! Gak kerasa udah mau 2013 lagi haha. Kalo dibandingin sama 2011, perasaan 2012 ini gue kerjaannya cuma nyante-nyante gak jelas aja. Tapi taun ini tetep seru juga sih. Berhubung gue lagi iseng, gue bikin recapnya taun 2012.

JANUARI:
5 Januari 2012 
Secara hopeless, gue ngirim laporan Indonesia Science Project Olympiad (ISPO) gue tanpa restu dari sekolah.
12 Januari 2012 
RIP Kak Ricky Sonora. Temen gereja gue, take care bro :')
27-28 Januari 2012 
Pensi SMA St. Angela, gue tampil bareng kelas XIA-2, The Immortal Dance Crew, sama ekstrakurikuler musik kontemporer. Tiga-tiganya sukses, walaupun persiapannya rempong sama capek abis, ternyata sekarang gue kangen sama rehearsal gila-gilaan jaman itu...
w/ XIA-2 mates :)
FEBRUARI:
5 Februari 2012
Gue, Amed, sama Kevin iseng-iseng ikutan Olimpiade Sains Terpadu di FK Unjani. Bahannya biologi, fisika, kimia, dan MATEMATIKA. Gue mati abis di matematikanya. Tapi akhirnya tim kita bisa jadi juara 2 se-Jawa Barat! \(^o^)/
Duuuuaaaaa~ *nada Ayu Ting Ting*
6 Februari 2012
Pengumuman finalis ISPO! Gue masuk... tapi akhirnya kena diskualifikasi karena tetep gak dapet ijin sekolah. Gue agak bersyukur gue kena diskualifikasi, soalnya pas awal Maret gw perhatiin kalo test subject gue mati semua.
MARET:
Errrr... Kayaknya gak ada yang spesial banget sih. Skip ke April.
APRIL:
14 April 2012
Gue diajakin temen lama untuk ngeband di Braga. Gue iyain aja... Taunya maksudnya dia di Braga City Walk. Gue nyanyi (kalian gak salah baca, gue nyanyi) 2 lagu, Fallen sama Keep Dreaming Upside Down, dua-duanya duet sama Brian. Sambutan dari penonton bagus sih, tapi GUE GAK AKAN TAMPIL NYANYI LAGI SAMPE KAPAN JUGA.
 20 April 2012
My Sweet 17th Birthday!!! Sebenernya hari itu normal-normal aja, sampe pas pulang sekolah gue ke ruang musik trus dipeperin krim... Floren juga ulang taun tanggal 19 kemarennya, jadi sekalian dirayain gede-gedean di ruang musik. Thanks all!! Best birthday ever :DD
Caked up.
 27-29 April 2012
Weekend tragis di NMGBC FK UI. Bisa diliat di sini.
MEI:
26 Mei 2012
Wisuda kakak kelas gue, dan gue plus anak-anak musik kontemporer ngiringin wisuda mereka. Lucu yah, kayak baru kemaren gue kenal mereka kok sekarang udah pada lulus lagi. Gue bakal kangen beberapa dari mereka, terutama yang seperjuangan di paduan suara, ekstrakurikuler musik, sama olimpiade biologi. Semoga sukses buat kakak-kakak semuaaaa :')
30 Mei 2012
Salah satu UAS angkatan gue, UAS PKn, katanya sih soalnya udah bocor duluan. Jadinya ujian itu harus diulang. Yah kitanya gak mau lah. Kita marah-marah , misuh-misuh, sampe setengah demo segala macem. Akhirnya, ujiannya bagi yang mau ngulang boleh ngulang, yang nggak ya gak usah juga gak apa-apa. Sampe sekarang guru-guru gue masih hobi banget nyepet anak-anak angkatan gue gara-gara kejadian ini.
JUNI:
Pertengahan Juni 2012
Gue naek kelas yeeeeyy!! Goodbye XIA-2... Dan gue resmi jadi anak kelas 12 yang gak punya arah dan tujuan. Begitulah.
27 Juni 2012
Dapet job dance lagi yeeeeeyyy!!! Bukan sama The Immortals sih, tapi kan yah lumayan. Tapi kali ini persiapannya cuma SATU HARI, jadi sehari latihannya 10 jam straight, belum lagi untuk latihan sendirinya di rumah. Hasilnya emang gak sebagus Januari lalu, tapi untuk ukuran baru latian sehari sih lumayan.
JULI:
Awal Juli 2012
Gue masuk kelas XIIA-2 bareng beberapa temen deket gue. Gue betah banget di kelas ini. Semoga ke belakangnya kelas ini tetep kompak dan rame :))
AGUSTUS:
6-8 Agustus 2012
Retret bareng XIIA-2! Biasanya kalo retret yang harusnya diinget kan hal-hal rohaninya gitu, lah ini yang gue inget malahan Gummy Bear sama cara main wus. Tapi di retret ini gue jadi lebih kenal sama anak-anak kelas gue sendiri...
IPA2 Unite!
15 Agustus 2012
Akhir tahun 2011, gue Herry sama Dimas dapet 1 voucher ke Trans Studio Bandung. Berkali-kali gue sama mereka ngerencanain ke TSB bareng, tapi gak jadi-jadi aja. Tanggal 15 Agustus tuh pas di sekolah ada pesta rakyat 17an, jadi bawaan juga gak banyak. Biar gak sepi, Herry ngajak Rycha sama Floren buat ikut. Tapi si Dimasnya yang malah gak bisa ikut. Akhirnya yang ke TSB cuma gue, Herry, Rycha, Floren. Rame abis! Apalagi waktu itu pas bulan puasa jadi TSB sepi, jadi di wahananya gak ada antrian.
Makasih atas kegilaannya :DD
 16 Agustus 2012
Ngeband bareng temen-temen gereja di ultah paroki. Gue nyari videonya tapi gak ketemu... Yaudah anggep aja bagus gitu.

26 Agustus 2012
Job dance lagi! Kali ini tampilnya di Grand Serella. Persiapannya 2 minggu, jadi tampilnya gak berantakan-berantakan banget. Sialnya di sini gue sempet hampir kepeleset di panggung, jadi muka gue langsung menghilang sehabis tampil (.___.)
SEPTEMBER:
Sama kayak bulan Maret, September ini datar-datar aja. Next!
OKTOBER:
23-24 Oktober 2012
Tim musik kontemporer diperbudak dikasih tugas untuk ngiringin misa pembukaan Ursulin Youth Camp. Yang ini latiannya beneran abis-abisan deh, mulai latiannya aja dari bulan Agustus! Enaknya ada UYC tuh di sekolah tugasnya jadi dikit, jadi bisa fokus ke urusan musik yang sangat gue suka! UYC ini tugas terakhir tim musik kontemporer angkatan gue, jadi kita seneng sedih pas akhirnya semua udah beres. Tapi walaupun latiannya nyebelin dan capek dan gak ada konsumsi, sekarang jadi ngangenin juga sih. Oiya, kayaknya musik satu-satunya divisi yang ada pembubarannya deh. Pembubarannya ditraktir sushi :))
Setelah persiapan panjang.
NOVEMBER:
1 kata: MEDSPIN. Ceritanya ada di sini.
DESEMBER:
Masih on the way. Sama gue udah cape ngetik. Ntar kalo gue inget gue update lagi deh.
Yak, jadi gitu deh kira-kira 2012 gue. Ada yang seneng, ada yang sedih. Tapi kebanyakan maen-maennya sih. Lumayan banyak yang bikin gue nyesel tapi yah sekarang gak bisa diapa-apain juga kan. Terimakasih 2012, terimakasih Tuhan, terimakasih buat kalian semua yang udah ngisi 2012 gue :))

27 November 2012

MEDSPIN 2012: Carry on, carry on...

Awalnya si Amed duluan yang ribut Medspin. Medspin tuh semacem lomba sains kedokteran, mirip-mirip NMGBC kemaren tapi pelajarannya biologi, fisika, kimia. Lombanya per tim, jadi kita langsung kepikiran untuk ngajak Kevin, biar sekalian reuni tim runner-up di FK Unjani. Nah balik lagi ke si Amed. Si manusia semangat satu ini udah rajin-rajin belajar, udah fotokopi soal taun kemaren, tapi... dia lupa ngecek jadwal. Medspin bentrok sama sakramen penguatannya dia.

Akhirnya dicarilah pengganti si Amed. Kebetulan temen sekelas gue, Yandhi, pengen ikutan. Masalah beres! Fix yang bakal ikut penyisihan tanggal 11 November jadi gue, Kevin, Yandhi.

Sejak sebulan sebelum penyisihan, gue udah mulai buka-buka Campbell sama Guyton lagi. Ternyata gue amnesia semuanya. Badai males menerpa. Dan gue menyerah pada pemikiran 'masih ada besok oi!' trus gw tutup buku. Ternyata, 2 minggu sebelum hari penyisihan, autoimun gue kumat dan gue gak bisa ngapa-ngapain. Gue sembuh baru H-3, di mana kalo gue belajar juga gak bakalan ada yang masuk kepala. Akhirnya gue pake senjata gue yang paling ampuh: pasrah...

Pasrah gue cukup berguna. Hasil penyisihan, tim gue jadi runner-up Bandung, sekalian peringkat 25 nasional dari 4000an tim. Status kita naik jadi quarter finalist BOOOYAH! \(^o^)/

Ini pas setelah pengumuman quarter finalist. Masih seneng, belum dibantai di Surabaya...
Masalah baru mulai muncul, kita ke sana naik apa, berangkat kapan, sama siapa, nginep di mana?  Semuanya diurus sama bertiga aja. Sekolah rada ngurus juga sih. Tapi tetep aja yang ribet ngurusin ini itu kita bertiga, dan kita bertiga susah kompaknya. Apalagi si Yandhi hobinya ngomong 'terserah' jadi bikin kita bingung aja. Tapi akhirnya semua beres, Yandhi ngurus bookingan pesawat, gue nyari penginapan.

Gue bersyukur gue maju dalam tim waktu kita udah nyampe Surabaya. Gw nervous, sampe gak bisa mikir. Bayangin aja, di sana ada 381 peserta lain yang setengah superhuman. Mereka tipe orang-orang yang kuat belajar seharian, dan gue tipe orang yang mau belajar 10 menit aja harus ditemenin kopi segalon. Seperti biasa, GUE PANIK. Di saat itu, babak perempat final pasar soal yang gue yakin gagal, yang akhirnya berhasil bikin gue gak panik malah si Yandhi. Tapi pas gue nanya, kita mau tetep maju ato berhenti ngerjain soal? Jawaban dia adalah: terserah.

Mungkin setelah ini, kalo dia ngomong 'terserah' lagi, dia bakal gue kasih piring cantik pink kembang-kembang.

Hasilnya, dengan selisih nilai yang tipis banget, tim gue, errrr... peringkat 30 dari 126 tim. Gue gak yakin gue harus bangga ato nggak, tapi ternyata peringkat 30 itu cukup untuk bikin tim kita maju ke semifinal.

Semifinal ini isinya praktikum sama teori analisis. Awal-awal, praktikum histologi gue kacau banget, preparatnya berasa kembar semua. Tapi pas di anatomi, gue mulai berjaya lagi. Dari 9 soal anatomi, gue yakin pasti sama 7 jawaban. Kevin sama Yandhi kasian di babak ini. Kan mereka basicnya fisika sama kimia, jadi mereka bengong aja di ruang praktikum.

Di babak teori analisis, gue lumayan bisa lagi. Tapi... Kayaknya soal kimia sama fisika sama kimianya susah banget. Yang paling gue inget, ada soal fisika tentang kecepatan udara batuk sama berapa gaya yang dibutuhkan orang bungee jumping untuk menyelamatkan orang yang mau bunuh diri dari gedung lantai 4. Mungkin lain kali si orang bunuh dirinya musti nyari cara yang lebih gak ilmiah aja biar kitanya gak capek ngitungin gaya.

Pas pengumuman gue emang udah gak begitu berharap banyak, gue liat banyak tim yang keliatannya jauh lebih percaya diri di ruangan, tapi gue juga yakin sama diri sendiri. Pengumuman finalisnya lumayan unik, jadi masing-masing tim dikasih 3 kursi gitu, ternyata di bawah kursi kita ada amplop. Pas gue buka amplop tim gue... Isinya bukan golden ticket. Artinya gue bukan finalis. Artinya kita kalah. Dan apa yang gue lakukan setelah ngerti apa yang terjadi?

Gue nangis.

Mungkin dari segala ketololan yang bisa gue lakukan di Surabaya, ini yang paling tolol. Emang bukan nangis bombay kayak di sinetron gitu sih, tapi tetep aja rasanya tolol. Tapi ngeliat tim-tim finalis megang golden ticket tuh... semua berasa slow motion trus background musicnya pake Kelly Clarkson yang Cry.

OKE INI LEBAY. Next. Hari itu berakhir dalam awkward silence. Gue udah males ngomong sama siapa-siapa, gue udah males ngapa-ngapain. Jam 7an gue tidur. Tapi sebagai insomniac sejati, jam 2 subuh gue bangun lagi, trus malah chat sama Jen, sesama semifinalis di sini sama di UI. (Halo Jen & teammates, kalo kalian baca ini. We are the queens of semifinalist, dearie). Ternyata temen setim dia ada yang ngefans sama salah satu temen setim gue HAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!!! 

Jam segitu, tiba-tiba dia-yang-ada-di-Jakarta ngechat gue juga. Kira-kira isinya begini:

2:45am (Dia)
Insom lo? Gue insom.
Gimana tadi medspinnya?
 
2:45am (Gue)
Nggak, gue ngeronda.
Gagal di semifinaaal!! T____T
 
2:46am (Dia)
Mau gue telpon?
 
2:48am (Gue)
Ndak ah. Kasian pulsamu. Dan gue belon cukup mood buat ngomong juga.
 
2:50am (Dia)
Buat info aja, gue lagi muterin lagunya fun. yang Carry On buat lo :) 
Sebenernya ini oh-so-sweet kalo gue sama dia gak kepisah 700 km saat itu. Gue masih sedih, tapi...


Padahal mungkin aja sih waktu itu dia gak muterin apa-apa...
Setelah dia ngomong gitu, internet hape gue mulai trolling dan~ disconnect. Bad timing.

Sorenya pas udah saatnya buat pulang ke Bandung, gue galau lagi. Gimana gak galau, gue udah ikut lomba kayak beginian beberapa kali, dan ini mungkin terakhir kalinya gue ikutan. Gue udah kelas 12, gue punya adek-adek kelas yang lebih dewa biologinya. (Iya Nic, gue lagi ngomongin lu.) Gue gak enak sama sekolah, karena sekolah udah buang-buang duit dan gue selalu ngecewain. Yang paling nyesek, tadinya gue kira gue bakal jadi finalis karena gue bisa ngerjain soal teorinya. Dasar PHP.

13 jam tanpa-tidur-dan-nyaris-tanpa-makan kemudian, kita nyampe lagi di Bandung. Sebenernya cuma gue yang gak bisa tidur, yang lain kayaknya damai-damai aja sih. Begitu nyampe Bandung, gue nyari taksi trus pulang. Setengah ngelamun setengah tidur, gue denger lagunya fun. yang Carry On di taksi!!!



Though I've never been through hell like that 
I've closed enough windows 
To know you can never look back 

If you're lost and alone 
Or you're sinking like a stone 
Carry on 

May your past be the sound 
Of your feet upon the ground 
Carry on


Yak, walaupun gue kalah, gue memalukan, dan gue jadi ratu awkward sejagad di Surabaya, cuma dengerin satu lagu ini aja, gue jadi lebih semangat. Kayak meme di atas tadi, it's something...

DAN GUE HARUS NAMBAHIN SESUATU. Buat Kevin sama Yandhi, iya gue tau gue rese selama kita di sana (dan mungkin juga gue rese sepanjang segala abad). Kalian udah baik-baik dan gue rese. Maaf yah.



Mungkin kalo gue gak bareng kalian, gue bahkan gak bisa lolos ke Surabaya.
What's done is done. Mari kita lupakan Medspin dan move on ke UAS...

16 September 2012

My Schedule Is A Mess...

Holaaa everybodeh. Terakhir gw nulis, gw masih berada di suasana liburan di mana gw bisa tidur, makan, main game seenaknya. Nah sekarang, gw udah jadi anak kelas 12 dan lagi diteror sama UTS yang akan dimulai 4 hari lagi. Mengheningkan cipta, dimulai...

Josh Farro. Dia ikut mengheningkan cipta.
Akhir-akhir ini, gw ikut semacem bimbingan belajar gitu. Semestinya sih cuma 2x seminggu, tapi gw upgrade jadi 4x seminggu, hari Senin sampe Kamis. Mulai jam 3 sore, beres bimbel jam 6 sorean. Which is, hampir tiap hari gw baru nyampe rumah jam 7-8an. Bagi pencinta tidur kayak gw, ini masalah banget soalnya pulang dari bimbel itu badan udah berasa remuk dan bawaannya begitu nyampe rumah pengen langsung tidur aja di lantai. Padahal masih banyak tugas yang harus dikerjain. Buat ngakalin capeknya gw, gw berusaha bikin jadwal. Draft awalnya dengan bangga gw tulis:

20.00 - 21.00: Mandi, makan, beres-beres buku
21.00 - 23.00: Tidur bentar biar bisa belajar subuh
23.00 - 02.00: Belajar penuh semangat!!!
02.00 - 04.45: Tidur lagi biar pagi udah seger

Sungguh perencanaan yang mulia dan mengesankan. Tapi paling jadwal itu cuma jalan 2 hari. Sisanya berubah dikit jadi:

20.00 - 22.00: Mandi. Iya, gw emang lelet banget.
22.00 - 23.00: Tidur-tiduran
23.00 - 23.30: Snooze alarm, males sih.
23.30 - 01.30: Belajar ogah-ogahan
01.30 - 03.00: Ketiduran ato nonton bola...
03.00 - 04.45: DAMN TUGAS BELON BERES! Tidurnya ntar aja deh!

Begitulah. Bukan berubah dikit juga, berubah total! Yang otomatis tiap harinya mentok-mentok gw cuma tidur 3 jam. Awalnya gak ngefek juga, palingan siang-siang gw jagi ngantuk dikit. Setelah seminggu baru berasa kalo gw jadi tambah lelet, loading lama, makin suram, kantong mata gw mulai serem. Baru setelah itu gw tobat, apapun yang terjadi gw musti tidur 6 jam straight, kalo besoknya gak ada ulangan ato tugas super penting yang bisa menyelamatkan dunia dari sepasukan alien. Gw udah gak niat bikin jadwal lagi, palingan ujung-ujungnya ngaco lagi.

Gatau ntar UTS jadwal hidup gw jadi kayak gimana. Mumpung ini hari Minggu, apa gw tabung tidur aja dulu kali yak. Tapi gw musti balik ngerjain laporan praktikum kimia nih, see you later~


20 June 2012

Alasan Kenapa Masuk IPA Itu (Terkadang) Overrated -_-

Yak! Sekarang, kebanyakan SMA udah terima rapot. Sekolah gw udah. Buat yang naik kelas, SELAMAT! Buat yang belum berhasil, SEMANGAT! Dan kalo buat anak-anak kelas 10 yang baru penjurusan, udah terima nasib aja kamu masuk jurusan apa. Tapi di postingan ini gw mau ngebahas jurusan IPA nih. Kadang-kadang gw denger percakapan kayak gini,

"Kak, gimana sih rasanya masuk IPA?" tanya anak kelas 10 yang masih galau jurusan.
"Kamu akan merasakan NERAKA, nak! NERAKA! Muahahaha!!" jawab temen gw.
*si anak kelas 10 lari dan tak pernah kembali*

Atau,

"Kelas IPA tuh kayak gimana sih?" tanya gw setaun yang lalu.
"Cetek abis! Lu gak usah masuk kelas juga asal baca bukunya pasti bisa dapet 100 terus! Temen-temennya juga asik abis buat diajak maen. Top dah!" jawab kakak kelas gw (anak OSN, penipu kelas kakap, sebut saja 'Mawar', dan kalo LU 'Mawar' baca ini, F*** YOU!)

Jangan percaya pada 2 jawaban ekstrim di atas, anak-anak. Masing-masing ada benernya, ada salahnya. Definisi masuk IPA yang masuk cuma anak-anak pinter, masa depan cerah, dan (dalam kasus kakak kelas gw) nyante, sebenernya cuma mitos. Ini kesaksian gw.

1. "Tapi kan kak, kalo masuk IPA ntar jurusan buat kuliah pilihannya lebih banyak?"
Emang sih. Misalnya kalo lu ambil IPA lu masih bisa kuliah hukum dan kedokteran dan kalo lu masuk IPS lu cuma bisa ambil hukum gak bisa ambil kedokteran. Kalo kayak gini, ya dari awal lu musti udah tau dulu dong lu pengen masuk apa. Kalo emang pengen desain, akutansi, hukum, ato temen-temennya, gak usah repot-repot masuk IPA juga.
2. "Masuk IPA kan keren! Yang masuk IPA kan anak-anak pinter!"
Ndasmu. Nih gw bisa bertahan hidup di IPA. Definisi pinter tuh beda-beda. Orang yang IQnya 166 belum tentu niat ngutak-ngatik rumus termodinamika, mungkin dia lebih suka ngeliatin kurva ekonomi. Sama kayak jawaban no. 1, ini masih tentang passion sih. Kalo mau keren-kerenan, drop out aja sana trus bikin boy band.
3. "Di IPA asik gak ada hapal-hapalan!"
Kalo udah ketemu biologi  dan masih bisa bilang 'gak ada hapal-hapalan' kamu sakti. Ato lebih tepatnya sakit.
Ini cuma biologi dasar... dan ini 800an halaman.
Emang sih nanti ke belakangnya biologi pake logika juga, tapi sampe saat itu tiba, lu musti apalin dulu buku-buku Campbell itu. Jangan lupa juga teori-teori kimia sama fisika, itu juga masih harus dihapal loh. JANGAN LUPA JUGA RUMUS-RUMUSNYA ITU!
4. "Kata Kak 'Mawar', IPA kan gampaaang! Nyante lagi!"
Dan satu semester lagi, lu bakal pengen nyeburin si 'Mawar' ke kolam formalin. Di IPA, pr tugas makalah laporan praktikum latihan soal ulangan tes kuis itu NYATA lho. Di IPS juga ada sih, cuma minus laporan praktikum aja. Sebenernya sama aja, tapi kok dari pengalaman gw kok anak IPA lebih panikan kalo udah ngadepin  yang kayak beginian.
Nah, itu  kesaksian gw setelah jadi anak IPA selama setaun. Ada pertanyaan?


06 June 2012

Postingan Bau Minyak Kayu Putih

Kemaren, sekolah gw ngadain cross country. Tempatnya di Jayagiri, deket-deket Tangkuban Perahu gitu. Waktu gw masih kelas 7 gw juga pernah kelayapan di daerah situ. Masa sih waktu kelas 7 gw bisa tapi sekarang gak bisa. Walau males maksimum plus dihasut terus sama si Lulu, gw membulatkan tekad untuk ikut keros kantri! Ye-hei!

Tapi, pagi-pagi aja suramnya udah setengah mati. Pagi-pagi pas gw dateng, ternyata anak kelas gw yang dateng cuma belasan. Beberapa mah udah kepengen pulang lagi. Tapi akhirnya sih yang beneran ikut ada 20an anak, dibagi jadi 2 kelompok. Kelompok gw isinya 11 anak. Tapi, pas pembagian transport (transpotnya pake truk tentara, as ever) ternyata truk gw overload. Jadilah gw kepisah sama 9 anggota tim laen. Iya, gw di truk cuma kenal 1 anak. Krik krik.

Kayak itu masih kurang nyiksa, tiba-tiba truk gw MOGOK DI TENGAH JALAN SETIABUDI. Bayangin jalan depan Rumah Mode yang sempit itu. Nah sekarang bayangin truk tentara segede dosa ngeblok jalan itu di Senin pagi yang sibuk. Belum ada 5 detik, udah ada simfoni klakson dari belakang truk. Untung truknya bisa jalan lagi. Jangan seneng dulu. Di depan gereja Laurentius, truknya mogok lagi. Kali ini lebih permanen. Jadi, guru sama panitia yang ada di truk gw nyuruh kita turun. UNTUNG ada angkot St Hall - Lembang nganggur, jadi kita dievakuasi pake angkot.

Sekoci penyelamat!

Acara jalan-jalan di gunungnya baru mulai jam setengah 10. Pas kelas gw dipanggil untuk mulai jalan, pas kita lagi beli Pop Mie. Akhirnya kita masuk hutan bawa-bawa Pop Mie yang masih mendidih. Panitia geleng-geleng aja ngeliatnya. Khusus Herry, dia minta.

Awal-awal sih anak IPA2 ribut banget jalannya. Tapi setelah 10 menit jalan di tanjakan yang sudutnya kegedean, kita mulai ngos-ngosan. Pop Mie mulai abis. Gw bingung, asa waktu kelas 7 gw baik-baik aja? Belakangan gw baru inget, waktu kelas 7 kan gw masih rajin latihan aikido sama lari pagi, stamina gw stamina fighter! Lah sekarang, rajinnya rajin makan. Stamina abal-abal.

Di tengah-tengah itu, tiba-tiba ada suara siulan. Creepy abis. Kita semua berhenti. Taunya si Nino yang siul-siul gitu. Yang gw heran, gw napas aja susah, si Nino masih bisa bersiul dengan cileupeng gitu!!!

Perjalanan paling capek tuh dari awal sampe pos 1. Di pos 1, sebenernya panitia nyuruh tim XIA-2 istirahat, tapi kitanya gak mau. "Biar cepet nyampe terus bisa makan siang!!!" Padahal daritadi treknya nanjaknya gak nyante, licinnya licin parah. Setelah pos 1 sih banyakan foto-fotonya daripada capenya. Apalagi pas akhir-akhir udah jalan aspal.

Tim XIA-2. Stamina mulai ambles. Tapi tetep narsis.

 Di antara pos 1 sama 2, kita sempet lewat tikungan gitu. Kita ngedenger suara si Pa Bowo dari balik tikungan. Rada keras lagi. "Heey, Om Bowo!" kita manggil-manggil. Tapi di depan sana ternyata gak ada siapa-siapa. Palingan cuma beberapa tentara di situ, yang suaranya gak mirip Pa Bowo. Errrr...

Capeknya jalan sama anak IPA adalah semuanya disambung-sambungin ke pelajaran. "Aduh pegel!" 'Itu karena penimbunan asam laktat di otot.' "WOOI JANGAN BAWA-BAWA PELAJARAN KE HUTAN NAPA?" Tapi lima menit kemudian, "Jangan berhenti di tanjakan dong, capek nih! Kan gaya normalnya jadi N sin 30°..." Gituuuu terus, sampe nyampe akhir perjalanan.

Udah menjelang pos terakhir, kabut turun ("Koloid! Koloid! Ini aerosol, pendispersinya gas!") makin lama makin tebel. Berhubung keadaan jadi gak memungkinkan untuk foto-foto, fokus kita jadi cuma satu: MAKAN SIANG! Temen-temen gw, yang masih punya sisa tenaga, mereka lari-lari di trek rata. Gw, yang untuk bertahan  idup juga udah susah, pasrah aja ditinggal di belakang. Setelah gw udah ketinggalan jauh, sayup-sayup kedengeran, "ARINIII!!! UDAH NYAMPEEE!!! MAKAN SIANG YOK!!!" dan gw pun jadi sprint menuju suara mereka berada.

Trek cross country ini lebih pendek daripada taun lalu, tapi JAUH lebih berat. Sebenernya kalo lu berada di kelompok yang support lu, trek kayak apa juga gak ada susahnya kok. Dan kelompok gw support gw. Lucky me :)

Tapi tetep aja kaki gw pegel-pegel... *mandi minyak kayu putih*


05 June 2012

Favorite Heartbreaking Songs...

Hiyaakk!! Abis bikin list Favorite Love Songs, saatnya gw balik ke basecamp gw yaitu GALAUISME!! Berhubung gw semangat tentang tema yang satu ini, langsung aja kita mulai countdownnya.

5. Use Somebody by Kings Of Leon (2008)
Lagu galau yang paling asik didengerin malem-malem sebelum tidur, buat orang-orang yang ngarep tapi gak berani ngomong suka ke gebetannya."Off in the night, while you live it up I'm off to sleep, waging wars to shape the poet and the beat. I hope it's gonna make you notice someone like me!" Lagu ini pernah dicover akustik sama Paramore. Sama-sama menggalaukan.
4. Rolling  In The Deep by Adele (2010)
Ratu galau yah, si Adele. Buat gw, di lagu ini ada kemarahan, ada sedih, pokoknya lagu desperate abis lah. "The scars of your love remind me of us, they keep me thinking that we almost had it all." Kayaknya paling asik dengerin lagu ini abis putus sama pacar yah. Ato mungkin malah paling gak asik. Begitulah.
3. Cosmic Love by Florence + The Machine (2009)
"A falling star fell from your heart and landed in my eye. I screamed aloud, as it tore through them, and now it's left me blind." First linenya aja udah galau abis. Lagu ini dikemas pake uniknya Florence + The Machine aja gitu. Jadinya indie pop banget. Indie pop galau banget.
2. Misguided Ghost by Paramore (2009)
Bukan list bikinan gw kalo gak ada lagu Paramore di dalemnya. Lagu ini akustikan dari awal sampe akhir. Ceritanya sih tentang si Hayley Williams yang gak yakin sama jalan hidupnya yang sekarang. Lagu ini masuk nominasi galau gara-gara petikan gitarnya si Josh Farro itu loh. Iya, yang super ganteng.

Hore ada alasan buat masukin fotonya Josh Farro!

1. Someone Like You by Adele (2010)
SIAPA SIH YANG GAK TAU LAGU INI. Yang gak pernah denger lagu ini mungkin bukan makhluk hidup. Lagu ini sering banget di radio, mall, sekolah, toilet (ini serius) dsb. Lagu kebangsaannya para jomblo yang ngaku-ngaku udah move on padahal belon. Galau akut aja deh ini lagu. Gw belum menemukan lagu yang liriknya lebih galau daripada lagu ini. "Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead!" Hmmm. Brb mau nangis bombay.

30 May 2012

Here you go.

Jadi. Kenapa sih angkatan gw hari ini pada ribut-ribut di timeline twitter, sampe demo di depan kantor guru? Alasannya adalah:

UJIAN PKN DIULANG!!!

Iya, kawan-kawan. Soal yang kami, anak kelas XI SMA St. Angela 2011-2012, udah kerjain susah-susah Senin lalu itu dianggap gak valid. Alesannya adalah, karena soalnya bocor dalam bentuk kisi-kisi. Lah trus itu salah gw? Salah temen-temen gw? Kita kan gak minta. Gurunya sendiri yang ngasih, tanpa kita minta. Dan itu jauh sebelum ujian! Lagian menurut gw, definisi 'bocoran soal' tuh kalo copy paste parah persis sama. Ini jelas-jelas nggak, dan kita dikasih kisi-kisi PKn ini dalam bentuk soal isian yang belum dijawab. Ujiannya pilihan ganda. DAN masalah paling utamanya adalah: KENAPA HARUS DIULANG, SOMPLAK?! Trus gunanya gw ngerjain Senin lalu apa?  Ujian PKn yang bareng sama ujian biologi kemaren itu udah cukup nyiksa buat dikerjain sekali, gak usah repot-repot harus dikerjain 2 kali. APALAGI waktu pelaksanaan ujian ulang ini adalah BESOK, yang udah dihuni sama ujian fisika dengan bahan 10 bab. Oh well. Siapa sih yang mau ngorbanin F I S I K A.

Besok gambar-gambar aja ah di lembar jawaban. Satu setengah jam yang terbuang dari hidup gw.

13 May 2012

NMGBC 2012: My Favorite Mistake!

Awalnya, tanggal 27-29 April 2012 *mestinya* jadi weekend idaman buat gw. Tanggal 27, gw mau nonton Secondhand Serenade bareng temen-temen gw. Tanggal 28, perayaan sweet 17th birthday gw (iya, sekarang gw udah 17, which means I'm officially tua!) dan perform bareng The Immortal Dance Crew. Trus tanggal 29, gw rencanain hari Minggu yang tenang di mana gw cuma bakalan ke gereja buat misa sama ngajar anak-anak sekolah Minggu.

Coba tiap weekend bisa kayak gitu.

Seminggu setelah gw pesen tiket Secondhand Serenade, ngelatih lagi The Immortal, plus mulai nyari-nyari tempat asik buat sweet 17th, sekolah ngabarin gw kalo ada lomba biologi di UI, National Medical and General Biology Competition (NMGBC). "Yaudah sih," pikir gw pas belum tau waktu pelaksanaannya. "Ntar juga pasti berangkat rame-rame sama kakak kelas. Palingan juga lombanya masih lama." Pas gw liat web NMGBC, ternyata waktu pelaksanaannya 27-29 April! "HAH, APRIL??? April kapan? April 2013??" Tapi yah emang April ini, 27-29 April 2012. Super bad timing. Gw tinggal bengong ngeliatin tiket Secondhand Serenade yang sia-sia gw beli, sambil mulai mikir gw harus ngomong apa ke mereka-mereka yang udah keburu gw undang ke sweet 17th gw. Setelah gw ngabarin kalo gw cancel pestanya, mereka bilang kalo gw bikin terrible mistake.

Galau deh. Antara rencana A - dateng ke Secondhand Serenade, perform, dan ngerayain ultah - atau rencana B - belajar mampus buat NMGBC yang bahkan gw gak ngerti contoh soalnya. Setelah pertapaan panjang, dilema tak berkesudahan, plus kekuatan bulan, gw memutuskan untuk ke UI aja buat ikut NMGBC. Alasannya? Gw sendiri gak tau. Cuma kepengen aja. Biar gak berubah pikiran, gw jual lagi tiket Secondhand Serenade gw. Gw beli 220k, trus kejual lagi cuma 150k. Agak rugi, kebetulan.

Berhubung sebenernya setengah hati, gw gak niat-niat amat nelen buku-buku Campbell ato buku anatomi fisiologi manapun. Apalagi setelah tau kalo gw SENDIRIAN ke sana, satu-satunya wakil dari Angela, dan sejujurnya gw juga gak ngerti kenapa gw yang disuruh ngewakilin sekolah. Belum lagi perasaan takut musti ke Jakarta 3 hari, gak kenal siapa-siapa, gak tau apa-apa.

Akhirnyaaaa... JENG JENG MALEM H-1. Peserta normal sih pasti udah packing segala macem, tapi gw BAHKAN BELUM BELAJAR DENGAN BAIK DAN BENAR! "Bodo lah packingnya! Masih ada ntar-ntar!" Next thing I know, gw kebangun jam setengah 6 pagi di meja belajar gw, leher pegel, belon packing, belon beres-beres, belon ngurus duit cash, dsb. "DAAAAAAAAMMMN!!!" jerit gw pas nyawa gw mulai ngumpul. "Bahkan untuk ukuran sekolah biasa aja gw telat banguuuuun!!!"

Walau rempong, akhirnya gw berhasil nyiapin tas dan berangkat. Well, nyampe di sekolahnya sih telat setengah jam.

Gw berangkat dari sekolah ke Jakarta sekitar jam 10an dan nyampe UI jam setengah 1. Padahal acaranya mulai jam setengah 2. Gubrak. Jadilah gw kelayapan di sekitar FKUI. Berhubung gw orang gunung trus di Jakarta siang-siang panasnya mengenaskan, gw nyari ruangan berAC. Ketemu! Gw ngadem beberapa saat di sana. Tapi ruangannya bau-bau  apa gimanaaa gitu. Tiba-tiba ada bapak-bapak random negur gw. Ternyata itu udah di depan kamar mayat, kawan-kawan! Jadi bau yang gw cium adalah... Errr... *ngeluarin jet pack* *kabur ke Zimbabwe*

Hari pertama di UI sebenernya cuma buat technical meeting doang. Trus ke hotel tempat gw sama beberapa rombongan peserta dari luar kota nginep. Gw dianter ke hotel sama koko-koko panitia gitu. YANG NGANTER GW SERIUS GANTENG BET! Walau tepar seharian di jalan, kepanasan, pake acara nyasar ke ruang jenazah pula - tapi selama di mobil gw bisa seger lagi HAHAHA!

Setelah tidur yang bener-bener gak nyenyak karena mimpi konser Secondhand Serenade, nyampe juga kita di hari kedua. Hari penyisihan dan ngerjain 200 soal. Proses ngerjain soal gw adalah: "Gampang kok, gampang banget, lumayan lah, errr, lewat dulu kali yah, ini maksud soalnya apa yak, eh eh eh, apaan nih, apaan tuh, DAFUQ DID I JUST READ?" Dan akhirnya, dari 200 soal, gw kosongin limapuluhan gitu.

Malem itu, mungkin salah satu malem paling stress yang pernah gw rasain. Gw sendirian di kamar hotel, gw mikirin The Immortal yang mau perform, gw mikirin sweet 17th gw yang batal, gw mikirin koko-koko panitia super ganteng yang nganterin gw kemaren, gw mikirin Dion Indonesian Idol yang lupa gw tonton kemarennya. Di tengah kegalauan itu, gw inget bekal yang gw bawa khusus dari Bandung. Yaitu PR mat! Iyah, gw ngerjain PR mat pas  karantina lomba biologi di Jakarta. (Pak, kalo PR ini gak A+ saya ngambek!)

Hari ketiga. Hari di mana gw nyaris gak tidur dan cuma bertahan hidup dari 2 gelas kopi. "Paling nggak hari ini pulang," pikir gw sambil beres-beres tas. Dengan nyawa berceceran, akhirnya gw sampe lagi di ruang pertemuannya. Oh iya, pengumuman semifinal. Udah nyaris tanpa harapan, tiba-tiba di layar ditampilin nomor '187' nomor peserta gw! Wew. Miracle happened, anyway.


Reaksi 1: "Thanks God!"
Reaksi 2: *ngetwit*

Nah. Datanglah semifinal. Babak pertama semifinal adalah praktikum anatomi tulang gitu, dan tulangnya TULANG ORANG BENERAN. Gw cengo. Rada getek sih mikirin itu tulang siapa, di mana, gimana, tapi lebih getek lagi ngebaca soalnya astaga, kurang susah apa. Babak kedua tuh kayak ngerjain soal di tiap pos, 1 pos 60 detikan gitu. Yang ini juga sama kacaunya! Belum beres baca soal tiba-tiba 'TET!' baru duduk bentar tiba-tiba 'TET!'  pensil gw jatuh tiba-tiba 'TET!' Jadinya, total 40 soal gw nembak 15. Prok prok prok. Babak terakhir semifinal tuh pasar soal. Di sini gw agak berjaya. Bukan karena ilmu biologi gw, tapi karena naluri gambling gw yang di atas rata-rata. Pas akhirnya waktu berakhir, gw merem aja dengerin yang lain ngebahas soal. Peluang gw masuk final udah kelewat kecil.

Tapi, soal-soal paciweuh di semifinal mempersatukan kitaaa!!! Gw akhirnya kenalan sama beberapa anak Jakarta, Medan, sama Karawang. Stephanie, Igna, Audi, Christo, Hermawan, Astrid, Bella (halo semua, kalo kalian baca ini!).

Setelah kekacauan di semifinal, gw super pesimis kalo gw bisa jadi finalis. Finalis tuh 5 besar. Dan ternyata gw cuma peringkat 17 dari 60 semifinalis, dari 200an peserta. Yaudah sih. *pukpuk diri sendiri*

Satu-satunya penghiburan, rival gw dari gw kelas 10, peringkatnya JAUH di bawah gw. HA!

Berhubung gw ngejar kereta, gw buru-buru ngambil barang bawaan gw trus pamit ke temen-temen baru gw. Sepintas gw ketemu sama si koko-koko ganteng. "Mau pulang?" tanya dia. "Iya ko, udah tereliminasi nih... Haha..." gw ketawa garing sambil bawa bawaan gw kayak orang diusir dari pengungsian. "Mau dianter?" tanya dia lagi. "MAU KOOO, MAUUUUUU!!!" jerit gw. Tapi dalem hati sih. "Nggak usah deh ko, takut ngerepotin, lagian aku udah nelpon taksi," itu yang ucapin beneran. "Yaudah, ati-ati yah! Sampe ketemu taun depan!" kata si koko sambil salaman sama gw. Gw senyum, dia senyum, 5 finalis di podiumnya masing-masing senyum, trus gw masuk ke dalem taksi.

Selama di kereta, gw mulai mikirin apa yang gw lakuin 3 hari kemaren. Gw udah tepar setelah 2 malem gak tidur, tapi gw seneng. Gw gak tau apa yang sebenernya bikin gw seneng, sama kayak gw gak tau kenapa gw mau berangkat ke UI. Mungkin pengalaman baru, temen baru, sertifikat semifinalis baru. Walau rencana A gw gagal total tapi ternyata gw gak nyesel loh. Mungkin temen gw bilang ini terrible mistake, tapi buat gw - this is my favorite mistake! Sampe ketemu di NMGBC 2013 deh.